Tak Patuhi Perintah Wako, Distarubang Pekanbaru Tolak Bongkar Tower Microcell

PEKANBARU, BERTUAH - Bosan dengan sikap tak jelas Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distarubang) Kota Pekanbaru yang tidak kunjung membongkar tower microcell di Jalan Pembangunan, sekitar 30 warga Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir menggelar demonstrasi di depan Kantor Distarubang, Jumat pagi (11/9). Usai demo, mereka dijanjikan pembongkaran paling lama dilaksanakan Senin (14/9).

Dibawah kawalan aparat kepolisian, warga datang dengan membawa atribut spanduk. Warga menyesalkan sikap Kadistarubang Kota Pekanbaru Mulyasman yang maju kundur dalam menerapkan keputusannya sendiri, membongkar tower microcell yang tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan dinilai warga membahayakan karena berdiri di badan jalan tepat di tengah persimpangan.

Warga menilai, sikap tak jelas itu adalah bentuk pilih kasih pemerintah yang hanya tegas pada masyarakat kecil namun lemah menghadapi pengusaha besar. ”Tuntutan kami tetap, meminta tower tersebut dibongkar,’ kata perwakilan warga Suroto.

Pendemo kemudian meminta agar Kadistarubang Pekanbaru Mulyasman turun menemui mereka. Permintaan ini dipenuhi. Kepada Kadistarubang, masyarakat kemudian menyerahkan surat agar Distarubang berkomitmen membongkar towet tersebut.

Kadistarubang pun berjanji. Tower akan dibongkar dengan tenggat Senin (14/9) nanti. ’’Kalau perusahaan tidak mau bongkar, maka pemerintah yang akan bongkar,’’sebutnya.

Tak Tahu Berapa Tower Microcell yang Memiliki IMB

Kadistarubang Kota Pekanbaru Mulyasman mengakui tower microcell di Jalan Pembangunan Limbungan Baru Rumbai Pesisir tak memiliki IMB. Secara umum, ia tak tahu berapa jumlah tower microcell  yang berizin dan tidak berizin. Pihaknya juga ternyata tidak pernah mengawasi keberadaan tower tersebut.

Sebelumnya Wali Kota Pekanbaru H Firdaus ST MT pernah  meminta Mulyasman membongkar tower tersebut. Wako menegaskan,  jika tidak ada ajuan dari masyarakat, tower tidak bisa dibangun. 

Terkait ini Mulyasman menyebut ia memberi waktu pada perusahaan. ’’Masyarakat mendesak juga. Kami harus bertindak. Saya deadline sebelum hari Senin (14/9) harus ada keputusan. Kalau mereka tidak bongkar kami akan betindak tegas,’’ katanya.

Tentang sikapnya yang maju mundur dalam pembongkaran, Mulyasman banyak berkilah. Ia menyebut pembongkaran tersebut harus dilakukan baik-baik, walaupun kenyataannya Peraturan Daerah (Perda) nomor 7/2012 tentang IMB sudah nyata-nyata disalahi. Ia malah menyebut perusahaan memiliki niat baik. 

"Kami kan bongkar las-las kan, kalau mereka (perusahaan, red) memiliki niat yang bagus kenapa tidak," jelasnya.

Niat baik perusahaan yang disebut Mulyasman ini dipertanyakan. Karena, berdasarkan penuturan masyarakat saat berdemo ke kediaman Wako, perusahaan saat menegakkan tower mengebut akajn membuat sumur. Ditanya ini, Mulyasman lebih memilih untuk mempertimbangkan perasaan perusahaan. 

"Coba punya kita tower itu, ada yang demo minta bongkar, apa perasaan mereka," sebutnya.

Disebut-sebut tidak mematuhi perintah Wako untuk membongkar tower, Mulyasman membantah nya. "Siapa bilang tidak patuh?, Mereka ke kediaman (wako, red) sudah kami keluarkan perintah,’’ elaknya.

Lalu, mengapa pembongkaran tak kunjung dilakukan?.  Ia beralasan banyak pekerjaan lain yang harus dikerjakan ketimbang hanya memikirkan tower. "Koordinasi tidak hanya satu yang kami kerjakan," tuturnya.

Tower microcell dibangun oleh pihak ketiga. ”Mereka ada MoU (Memorandum of Understanding) dengan penguasa daerah. Izin prinsip dari Wako,"ungkap Mulyasman.

Soal pengawasan di lapangan, Mulyasman mengakui masih lemah. "Tidak 100 persen bisa kami lakukan. Kota ini luas," ucapnya.

Dijelaskannya,  dari 119 pengajuan, sudah 50 titik tower microcell berdiri. Mayoritas belum memiliki IMB. ”Sudah keluar, belum. Kalau dalam proses, iya,’’ sebutnya lagi.

Berapa jumlah tower yang berizin dan tak berizin, Mulyasman mengaku tak tahu. Ia mengatakan data tersebut ada pada bawahannya. ”Saya lihat itu belum final semua. Nanti kami lihat di bagian pembangunan,’’ elaknya.

Wako Diminta Tegas

Di sisi lain, kalangan DPRD Pekanbaru meminta sikap tegas Wali Kota Pekanbaru H Firdaus ST MT soal permasalahan ini. ”Ini membuktikan bahwa omongan atau intruksi Wako tak berlaku dikalangan bawahannya, dan saya minta Wako tegas terhadap bawahannya,’’ kata anggota Fraksi PPP PKS NasDem Fikri Wahyudi Hamdani SSos kepada Wartawan, Jumat (11/9).

Perintah bongkar sudah disampaikan Wako lewat  media massa yang ditujukan kepada Distarubang Kota Pekanbaru. Dan warga yang terkena dampak pembangunan tower microcell itu pun sudah melakukan aksi demo ke kediaman Wako. Termasuk mengancam untuk membawa kelalaian ini ke ranah hukum.

”Harusnya sebagai bawahan, harus patuh terhadap perintah atasannya. Ini tidak saya lihat. Perintah Wako itu dianggap tak berguna oleh bawahan Wako ini,’’ sebut pria yang akrab disapa FWH ini.(man/rip)

KOMENTAR

Name

Bank Riau Kepri Berita Kepri Berita Pekanbaru Berita Pelalawan Berita Riau Bertuah Bisnis BRK BRK Jakarta Budaya DPRD Riau Ekbis Ekonomi Hukrim Hukum Internasional Kesehatan Kesra Ketenagakerjaan KI Riau Lifestyle Lingkungan Nasional Pekanbaru Pendidikan Pilhan Pilihan Pilkada Riau Politik Sosbud Teknologi Winovri Yuharman
false
ltr
item
Berita Pekanbaru: Tak Patuhi Perintah Wako, Distarubang Pekanbaru Tolak Bongkar Tower Microcell
Tak Patuhi Perintah Wako, Distarubang Pekanbaru Tolak Bongkar Tower Microcell
http://3.bp.blogspot.com/-_NVcmuFWaCM/VfOoKMmEsQI/AAAAAAAAAwY/8qoybAXcgSU/s400/Tower%2BMicrocell%2B-%2BBertuah.jpg
http://3.bp.blogspot.com/-_NVcmuFWaCM/VfOoKMmEsQI/AAAAAAAAAwY/8qoybAXcgSU/s72-c/Tower%2BMicrocell%2B-%2BBertuah.jpg
Berita Pekanbaru
http://www.beritapekanbaru.com/2015/09/tak-patuhi-perintah-wako-distarubang.html
http://www.beritapekanbaru.com/
http://www.beritapekanbaru.com/
http://www.beritapekanbaru.com/2015/09/tak-patuhi-perintah-wako-distarubang.html
true
2560572996714802410
UTF-8
Not found any posts LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batalkan Membalas Hapus By Home PAGES POSTS Lihat Semua Berita Terkait LABEL ARCHIVE SEARCH Berita Terbaru Tidak Tersedia Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock